hadis tentang memaafkan kesalahan orang lain

Hadits Tentang Memaafkan Kesalahan Orang Lain| Dalam proses untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik, manusia tidak akan pernah luput akan yang dinamakannya dengan kesalahan. Hal itu merupakan hal yang wajar, karena tidak akan ada manusia yang sempurna luput dari kesalahan.Kita sebagai manusia juga harus bisa untuk memaafkan kesalahan orang lain.

Memaafkan kesalahan orang lain merupakan salah satu sifat terpuji yang di ajarkan dalam Islam. Kita harus menyadari bahwa manusia itu bukanlah mahluk yang sempurna. Setiap manusia pasti perbah mengalami kesalahan dan kehilafan, kecuali para nabi dan rasul Allah, karena mereka telah dijaga oleh Allah dari segala perbuatan salah dan lupa.


Dalam mengalami kehidupan sehari hari, kita hendaknya selalu memiliki jiwa yang lapang untuk memaafkan kesalahan kesalahan yang pernah dibuat orang lain, Allah saja suka memaafkan terhadap  mahluk-Nya yang telah berbuat khilaf dan salah, apalagi kita sebagai mahluk ciptaan-Nya yang tidak perdaya upaya tanpa kekuasaan dan kehendak-Nya.

Orang yang berbuat kasar kepada kita tidak mesti dibalas dengan kekerasan. Tetapi kita harus berjiwa besar untuk saling memaafkan. Sifat memaafkan dapat menghindari bentrokkan fisik sehingga keharmonisan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat pun dapat terwujud.
Dalam hadis Nabi dijelaskan bahwa orang yang kuat itu bukan orang yang bisa mengalahkan musuhnya dengan kekuatan atau memukul. Berikut hadis yang disampaikan :


Artinya “ Dan daripadanya. Ia berkata : telah bersabda Rasulullah SAW : Bukan pengguling orang itu  ( pengulat ) orang yang kuat. Orang yang kuat itu tidak lain melainkan yang bisa mengendalikan dirinya ketika marah.”

Hadis tersebut memberikan gambaran bahwa orang yang kuat itu orang yang bisa menahan amarahnya sehingga ia bisa memaafkan kesalahan orang lain.

Dalam hadis lain di sebutkan : “Jika kamu membuat suatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan suatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa.” (HR. Bukhari)

Itulah seklumit tentang pemahaman begitu hebat seorang yang pemaaf, mudah- mudahan kita bisa menjadi orang yang pandai memaafkan orang lain.

0 Response to "hadis tentang memaafkan kesalahan orang lain"

Post a Comment